Area Cinta

Monday, 10 October 2016

KISAH CINTA GADIS BUGIS YANG SANGAT TRAGIS
Image result for gadis bugis
ilustrasi gadis bugis

Aku menatap ibuku. Wanita yang telah membesarkanku dengan kasih sayang. Tangannya yang telah berkerut dimakan usia membelai rambut panjangku. Sorot matanya memencarkan sebuah harapan besar kepadaku. Aku tertunduk. Pandanganku menyapu lantai kamar. Detik berikutnya air mataku berderai.
Betapa beratnya untukku mengabulkan permintaanya. Selama ini ibuku tidak pernah mengharapkan apa-apa dariku. Selama ini dia mengorbankan apa yang ada padanya agar aku bisa tetap kuliah hingga selesai. Namun setelah aku menjadi seorang sarjana dengan perjuangan yang berat di tanah perantauan, aku harus mengubur dalam-dalam impianku untuk menjadi seorang insiyur.
“Ibu tidak punya pilihan lain,” suaranya yang serak menghembus ke dinding telingaku.
Air mataku terus mengalir tak tertahan lagi.
“Ibu berharap kamu setuju,” ucapnya dengan dialek bugis yang kental.
“Ibu mungkin tidak punya pilihan tapi saya punya hak untuk memilih,” kataku diantara isak tangis.
“Ayahmu sudah memutuskan semuanya. Sudah tidak ada lagi gunanya kita bersuara. Kamu tahu sendiri ayahmu. Dia tidak mungkin akan merubah keputusannya.”
“Aku tidak mencintainya, bu! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengannya.”
“Ibu juga dulu menikah dengan ayahmu karena dipaksa. Tapi kami bisa hidup rukun sampai sekarang.”
“Tapi itu dulu, bu. Sekarang zaman sudah berubah.”
“Zaman bisa berubah tapi ada yang tidak pernah bisa berubah. Cinta. Kamu bisa mencintainya setelah kalian hidup bersama nanti. Seperti ibu dan ayahmu dulu,” kata ibuku yang pensiunan guru SD.
“Aku mencintai orang lain, bu. Kami sudah berjanji untuk sehidup dan semati.”
“Hidup dan mati ditangan Tuhan, nak. Kamu tahu kalau kamu menolak pinangan ini maka harga diri keluarga kita akan hilang.”
Aku sudah kehabisan kata-kata untuk kujadikan untaian kalimat yang dapat menggambarkan isi hatiku. Aku merebahkan diriku di pembaringan. Aku terlelap dalam tangisan panjang. Dulu aku selalu menolak semua lamaran pria yang ingin menjadikanku sebagai pendamping hidup mereka. Bahkan sejak aku lulus SD ada yang berani melamarku tapi alasanku menolak mereka karena aku masih ingin sekolah. Namun sekarang… Aku tidak bisa lagi menolak karena lamaran telah diterima oleh ayahku tanpa meminta persetujuanku terlebih dahulu
>>>>>>
“Aku mencintaimu, Ana.”
Kalimat itu kembali diucapkannya. Meski lewat ponsel tapi aku bisa merasakan kejujurannya.
“Aku juga. Tapi kamu tahu sendiri, aku tidak mungkin mengubah semua rencana keluargaku.”
“Aku tidak akan menikah selain dengan dirimu,” ucap Dewantara dengan tegas.
Aku hanya diam.
“Cintaku padamu bukan cinta tersisa. Aku tidak sempurna tapi aku mencintaimu dalam kesempurnaan. Cintaku padamu tak akan pernah kering selama samudera tetap berombak. Cintaku padamu tak akan pernah berubah sekalipun tubuhku menyatu dengan tanah.”
“Aku tahu itu! Aku percaya!”
Tak ada suara. Aku menatap sang purnama lewat daun jendela kamarku. Sinarnya memancarkan keindahan ditengah kegundahan hatiku.
“Kita kawin lari saja, Ana!”
“Tara! Itu tidak mungkin. Itu aib bagi keluargaku.”
“Kita tidak ada pilihan lain.”
Aku menghembuskan nafasku dengan berat diantara dinginnya angin malam. Kenapa hidup harus memilih? Kenapa setiap pilihan yang ada selalu berat dan sulit untuk diputuskan? Meski aku tahu jawabannya, aku tetap bertanya dalam hati. Hidup penuh dengan resiko. Setiap pilihan penuh dengan resiko. Tapi bukan hidup namanya kalau tidak ada resiko didalamnya. Resiko dari hidup adalah meninggal dunia. Resiko dari usaha adalah kegagalan. Resiko dari mencintai adalah tidak bisa memiliki seutuhnya orang yang kita cintai.
“Aku berjanji padamu, kita akan bersama satu satu hari nanti.”
“Tapi sampai kapan aku harus menunggu?”
Aku tidak bisa menjawab pertanyaan Dewantara. Tuhankah aku sehinga aku mengetahui apa yang akan terjadi besok? Aku hanya seorang gadis Bugis yang terikat dengan adat istiadat.
“Aku percaya kita akan bersama meski aku sendiri tidak tahu kapan waktunya. Aku hanya menggantungkan pengharapanku kepada Yang Maha Kuasa.”
Aku menutup pembicaraan hari itu dengan sebuah undangan agar Dewantara hadir di hari pernikahanku nanti. Aku tahu itu akan menyakiti hatinya.
>>>>>>>
Air mataku tak terbendung lagi saat melihat Dewantara hadir dipernikahanku. Betapa hancurnya hatinya ketika melihatku bersanding dengan pria lain. Dengan pria yang hampir seusia ayahku. Kalau saja pria itu bukan orang kaya dan terpandang, ayahku tidak mungkin akan menerima pinangannya. Apa lagi uang maharnya yang sangat besar. Aku masih beruntung karena masih memiliki kesempatan kuliah. Sementara banyak gadis Bugis lainnya menikah di usia yang sangat dini. Bahkan anak tetanggaku sendiri, terpaksa berhenti sekolah karena ada yang melamarnya. Dia hanya lulusan SD saja. Haknya untuk meraih cita-citanya dipasung oleh ego orang tuanya.
Betapa sulitnya menjadi gadis Bugis sepertiku. Gadis yang hanya dipandang sebagai pelayan untuk suaminya dan alat untuk melahirkan ahli waris bagi suaminya. Aku tersenyum bahagia jika melihat ada gadis bugis yang berhasil meraih cita-citanya meski kadang merasakan perihnya dijuluki perawan tua oleh ibu-ibu penggosip yang hidup seperti tempurung dalam kelapa karena tak pernah melihat dunia luar.
Dari kecil aku memegang prinsip “Maradeka Towajoe Adena Napopuang” ( *Artinya secara bebas :maradeka to wajoe –>> bahwa orang wajo itu merdeka, adena napopuang –>> hanya ade(konstitusi) yang dipertuan. Wajo merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.) Ketika aku diperhadapkan antara cinta, cita-cita dan keluarga yang menjunjung tinggi adat istiadat aku ingin memilih meraih cita-citaku lalu menggapai cinta. Tapi sayang aku tidak bisa memilih.
Setelah melakukan semua ritual adat pernikahan aku sudah memutuskan. Keputusanku tak akan bisa berubah lagi. Hanya aku, Dewantara dan Tuhan yang tahu keputusan yang telah kubuat. Aku sudah melakukan bagianku sebagai seorang anak dengan mengikuti keinginan kedua orang tuaku dan sekarang aku ingin mengikuti kata hatiku. Hati yang penuh dengan cinta. Aku berharap keputusan dan kenekatanku kaan menjadi pelajaran bagi banyak orang. Aku tidak akan menyerahkan keperawananku kepada orang tidak aku cintai meski dia suamiku 
>>>>>>>>>
Aku terus berlari bersama Dewantara diantara gelapnya malam. Jantungku berdetak dengan kencang. Aku sudah kelelahan berlari menelusuri hutan hampir dua jam menelusuri hutan. Apa lagi resepsi pernikahan telah menguras banyak tenagaku. Akhirnya aku dan Dewantara memutuskan berhenti sejenak.
“Menyerahlah kalian,” teriak seseorang yang kukenal. Itu suara ayahku. Terdengar lolongan anjing pemburu diantara suara langkah kaki orang banyak. Aku tidak tahu pasti berapa jumlah orang yang mengejarku dan Dewantara.
Aku menatap Dewantara dalam ketakutan. Dia hanya tersenyum. Sebuah senyuman pahit. Dia menarik tanganku dan mengajakku berlari. Kami terus berlari dan dikejar oleh orang sekampung. Rasa lelahku hilang seketika dan bergantikan ketakutan. Lankah kaki kami berhenti. Tak ada lagi tanah yang bisa kami pijak. Dihadapan kami berdua menganga sebuah jurang yang dalam. Aku memalingkan kepalaku ke belakang. Ayahku dan kawanannya semakin mendekat. Aku kembali menatap Dewantara diantara nafasku yang memburu.
Dewantara memelukku. Pelukan yang membuatku damai. Aku menatap kilauan badik yang terpantul sinar bulan digenggaman ayahku yang berjarak beberapa puluh meter dari tempatku dan Dewantara berdiri.
“Kita sudah mengikrarkan janji setia sehidup semati. Hari ini ikrar itu akan terkabulkan,” ucap Dewantara pelan dan lembut di daun telingaku.
Kami saling bertatapan. Sorot matanya tak pernah berubah semenjak aku mengenalnya pertama kali. Tatapan yang selalu dan selalu saja menggetarkan hatiku.
“Tidak ada yang mampu memisahkan kita selain maut karena cinta kuat seperti maut,” balasku.
“Menyerahlah kalian!”
Detik berikutnya aku dan Dewantara berlari sekuat tenaga sambil berpegangan tangan. Jurang tajam menjadi saksi bisu kekuatan cintaku kepada Dewantara. Waktu seakan berhenti ketika melintasi ruang kosong yang menjatuhkan berat badanku. Waktu benar-benar berhenti ketika tubuhku terhempas dibebatuan raksasa. Tak ada kesempatan lagi untukku mengucapkan kata cinta. Tak ada penyesalan yang ada sebuah kisah tragis.
sumber : http://fiksi.kompasiana.com/group/prosa/2010/08/27/kisah-tragis-gadis-bugis/

Wednesday, 5 October 2016

KETIKA.....

Ketika seorang malaikat berubah menjadi makhluk yang sangat asing....
Ketika kita berubah jadi kalian...
Ketika semua asa barerubah jadi abu...
Ketika kenangan manis berubah menjadi sebuah kepedihan...
Ya tuhan...
Kini aku disini tanpa bayangannya.kini aku sendiri tanpa kehadirannya
ketika kata ikhlas menjadi sebuah kemunafikan...
Ketika senyum berubah menjadi air mata
Kenapa harus dia tuhan?
Dia yang menjadi mimpi indahku.
Dia yang menciptakan segala harapanku.
Dia yang menjadi sebab atas bahagiaku
Yang aku tahu,tuhan itu adil.dan aku percaya semua akan indah pada waktunya.
Tapi tuhan...
Izinkan aku tersenyum.
Tersenyum dan tuangkan ceria bersamanya
Dalam satu kesempatan indah.dalam satu kesempatan,yang membuatku merasa bahwa itulah lembaran baru
Tuhan...
Izinkan aku menulis cerita indah diatas sebuah kertas putih.menulis tentang cerita bahagia antara aku dan dia
Tuhan...
Aku tak ingin terus menerus mengotori kertas putih dengan cerita pahit antara aku dan dia
Jika aku dan dia tak dapat lagi menjadi kita
jadikanlah aku sebagai hambamu yang kuat.
jadikanlah aku sebagai hambamu yang ikhlas.
agar aku tak perlu menodai pipiku dengan air mata yang terbuang sia sia
Semua karna kepergianya
RENUNGAN BUAT KAMU YANG LAGI GALAU...



Jika pasanganmu selingkuh, berterimakasihlah pada selingkuhannya , karena dia telah mengambil seorang pengkhianat dari hidupmu.
Seseorang yang tulus mencintaimu adalah mereka yang tau kekuranganmu, tapi slalu punya cara untuk melengkapi kekuranganmu.
.
Kadang masalah adalah sahabat terbaikmu. Mereka buatmu jadi lebih kuat, dan buatmu menempatkan Tuhan di sisimu yang paling dekat.
Ketika seseorang berusaha menjauhi hidupmu, biarkanlah. Kepergian dia hanya membuka pintu bagi seseorang yang lebih baik tuk masuk.
.
jangan iri atas kesuksesan orang lain, karena kamu tidak mengetahui apa yang telah dia korbankan untuk mencapai kesuksesannya itu
Kadang, meskipun kamu yakin telah melupakannya, sebuah LAGU mampu membawa semua kenangan indah bersamanya kembali ke pikiranmu.
.
Ketika dia yg berarti pergi dari hidupmu, percayalah, itu hanya cara Tuhan mempertemukanmu dgn seseorang yg lebih baik.
Kisah Cinta yang cukup mengharukan dan menyentuh hati. Kisah cinta sejati ini dialami oleh teman penulis area cinta. Jujur area cinta sudah banyak mendengar, melihat dan juga mengetahui perjalanan itu baik dari cerita Dia sendiri, teman, keluarga, bahkan tetangganya. Selain itu penulis juga menjadi saksi perjalanan cinta mereka pada bagian akhirnya. Sebut saja riski Dan michaila

Pada awalnya michaila bisa berkenalan dengan riski melalui sebuah kejadian yang tidak terduga. Motor yang dikendarai riski tanpa sengaja menabrak mobil milik michailla dijalan. Karena saat itu michaila tidak memiliki uang,  memberikan KTP pada michaila sebagai bentuk pertanggung jawaban kedepannya atas kejadian tersebut.

Sejak saat itu, Mereka saling kenal. Beberapa bulan kemudian mereka jadian. michaila yang berasal dari keluarga kaya melihat riski memiliki potensi untuk jadi Orang sukses. Maka dengan apa yang dimiliki, michaila menunjukkan jalan pada riski dengan membangunkan sebuah bangunan. Bangunan tersebut sengaja dibuat untuk riski dalam memulai sebuah usaha.

Mereka saling membantu dalam memajukan usaha tersebut. Dalam keadaan sesulit apapun mereka bisa melaluinya, saat itu. Sekedar tahu saja, michaila yang saat itu memiliki banyak usaha, justru mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Bisa dikatakan bangkrut. Hutang mulai menumpuk dan akhirnya satu persatu usaha yang dimiliki harus pindah tangan dengan berbagai macam persetujuan.

michaila mulai tidak bisa mengontrol diri, urusan asmara sudah tidak lagi terpikirkan oleh dirinya. Dengan itu riski sebagai lelaki yang sudah jadi takdirnya lebih mengedepankan perasaan, merasa terabaikan. riski terus berjuang untuk mengatasi masalah ini, termasuk membantu meringankan beban michaila dalam melunasi hutang-hutangnya.

Sekedar tahu, michaila dan riski berbeda keyakinan sehingga untuk melangkah lebih maju sedikit mengalami kesulitan. Bertahun-tahun lamanya riski berjuang untuk cinta mereka, akan tetapi michaila yang sudah merasa berat dengan cobaan yang ada, menjadi tidak kontrol dan salah dalam membalas ketulusan riski. Entah karena apa, Usaha yang ditekuni riski juga mengalami penurunan hingga akhirnya harus pindah tangan juga karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Dimata banyak Orang termasuk penulis area cinta sendiri, riski seperti hanya mencintai tanpa dicintai. Segala hal sudah diberikan dan dikorbankan untuk Orang yang dicintainya. Tapi dilain sisi, cara berpikir michaila sudah sangat berbeda dengan riski, Bahkan michaila sudah pernah bicara sendiri pada Penulis kalau dirinya siap mati kapanpun jika keadaan seperti ini terus terjadi. Usaha yang dimiliki harus terus berjalan akan tetapi merugikan. Jika sampai dihentikan Justru akan semakin menghancurkan kehidupan michaila.

8 tahun pacaran, akhirnya mereka harus berpisah. michaila sudah tidak bisa lagi melanjutkan karena dirinya merasa tidak mampu untuk berjuang lagi. Dia berpikir jika sampai menikah dan punya anak, anak istrinya pasti menderita. Dia tidak pernah berpikir untuk menikah jika keadaan ini tidak berubah. Sementara riski, cintanya hanya untuk michaila. Hatinya sudah tertutup untuk perempuan  lain. Sudah mencoba tapi pada akhirnya cinta tidak bisa dipaksa pada perempuan lain.

Hingga sekarang, riski masih menunggu kesadaran michaila untuk berjuang bersama untuk keluar dari masalah yang ada. Entah untuk michaila karena hingga kini penulis sudah tidak bertemu bahkan berkomunikasi lagi dengannya.area cinta
tidak bisa berbuat apa-apa selain berdoa semoga mereka mendapatkan kebahagiaan, memiliki anak dan bahagia hingga bisa melihat anak-anaknya tumbuh dewasa dan menjadi seperti yang Mereka harapkan.

Tuesday, 4 October 2016

    Kisah-Kisah manusia kurcaci yang mengharukan

    Tuhan itu adil. Hidup dengan tubuh mungil, mereka berhasil meraih mimpi lampaui dan bersaing di segala bidang.
    Feed - Tubuhnya kecil, sedikit berbeda dengan manusia normal. Tapi jangan pernah meremehkan mereka yang hidup dengan keterbatasan. Meski dikaruniai badan kerdil bukan berarti mereka tanpa keahlian.
    Kisah manusia "kurcaci" ini justru menginspirasi banyak orang dan patut diacungi jempol. Mereka tidak merasa malu, tidak kecewa dengan kondisi tubuhnya yang berbeda. Hal itu dibuktikan dengan kemampuan yang tertanam dalam dirinya.
    Tuhan itu adil. Hidup dengan tubuh mungil, mereka berhasil meraih mimpi lampaui dan bersaing di segala bidang. Berikut kisah manusia kuracaci.
    1. Jyoti Amge
    Lahir 16 Desember 1993, Jyoti Amge memiliki tubuh mini dengan tinggi 62.8 cm hingga saat ini. dengan keunikannya itu, Jyoti dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai wanita terkecil di dunia.
    Di India wanita mungil ini sudah menjadi selebriti dan dikenal banyak orang. Sejumlah film sudah pernah dilakoninya. Hal yang paling dibencinya yakni diperlakukan seperti bayi. Baca selengkapnya Kisah Manusia Kurcaci.
    2. Bridgette dan Brad Jordan
    Mereka adalah adik kakak yang memiliki nasib sama. Tubuhnya kecil, Bridgette dan Brad Jordan Namanya. Kedua warga negara Bagian Illinois, Amerika Serikat ini hanya memiliki tinggi 69 cm dan 98 cm.
    Tubuhnya yang mungil bukan berarti kakak beradik ini tak bisa berbuat apa-apa. Mereka punya kemampuan dalam bidang seni. Bridget lihai berdansa dan berjoget ala pemandu sorak, sementara Brad pandai senam dan main sulap
    3. Junrey Balawing
    Saat dia dinobatkan sebagai manusia terkecil dunia, Junrey menyereput bir yang ukurannya sama dengan postur tubuhnya. Lucu bukan main. Junrey Balawing, pria asal Filipina ini memiliki tinggi badan hanya 59 cm.
    Junrey tidak jago menari, juga tidak pandai main sulap. Tapi dia jagonya soal mencicipi rasa makanan, terutama hidangan dari cokelat serta bir. Berkat kemampuannya itu, Junrey dikenal sebagai kritikus makanan
    4. Vince Brasco
    Vince Brasco sepertinya jadi pemadam kebakaran yang paling mini di dunia, tingginya hanya 1,27 meter.
    Brasco sudah sering berkontribusi menjadi relawan damkar selama empat tahun di lingkungannya. Berkat tubuh mungilnya, dia mampu bergerak cepat melawan api
    5. Kat Hoffman
    Kat Hoffman perempuan mini yang tinggal di Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat ini adalah seorang penari telanjang. Dulu karena punya tubuh yang kecil, Hoffman kerap diejek oleh teman-temannya dan sempat menyalahkan Tuhan.
    Namun setelah beranjak dewasa, kehidupannya berubah. Dia jadi wanita bermental baja. Berprofesi sebagai penari, dalam semalam ia bisa mengumpulkan uang sekitar Rp 12 juta.
    Dan sesaat lagi, Hoffman akan menikah dengan seorang prajurit angkatan darat berpangkat sersan bernama Eich Bushner.